Liturgical Calendar

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 30 Mei 2016 : KENANGAN, NUBUAT, HARAPAN

Bacaan Ekaristi : 2Ptr 1:1-7; Mzm 91:1-2,14-15ab,15c-16; Mrk 12:1-12 

"Nubuat, kenangan dan harapan" : tiga ciri ini membebaskan seseorang; mereka membebaskan orang-orang dan Gereja, mencegahnya dari berakhir sebagai sebuah "sistem tertutup" dari peraturan-peraturan yang menempatkan Roh Kudus dalam sebuah kerangkeng. Ini pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Senin pagi, 30 Mei 2016, di Kapel Santa Marta, Vatikan.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA YUBILEUM UNTUK PARA DIAKON 29 Mei 2016

Bacaan Ekaristi :1Raj 8:41-43; Gal 1:1-2,6-10; Mzm 117:1, 2; Luk 7:1-10 

"Hamba Kristus" (Gal 1:10). Kita telah mendengarkan kata-kata ini yang Rasul Paulus, tuliskan kepada jemaat Galatia, gunakan untuk menggambarkan dirinya. Pada awal suratnya, ia menampilkan dirinya sebagai "seorang rasul" oleh kehendak Tuhan Yesus (bdk. Gal 1:1). Kedua istilah ini - rasul dan hamba - berjalan bersama-sama. Mereka tidak pernah terpisah. Mereka seperti dua sisi medali. Mereka yang memberitakan Yesus dipanggil untuk melayani, dan mereka yang melayani memberitakan Yesus.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS DI LAPANGAN DEPAN BASILIKA SANTO YOHANES LATERAN 26 Mei 2016

Bacaan Ekaristi : Kej 14:18-20; Mzm 110:1,2,3,4; 1 Kor 11:23-26; Luk 9:11b-17

"Perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" (1 Kor 11:24-25).

Dua kali Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Korintus, mengingatkan perintah Yesus ini dalam catatannya tentang pelembagaan Ekaristi. Ini adalah kesaksian tertua yang kita miliki tentang kata-kata Kristus pada Perjamuan Terakhir.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 24 Mei 2016 : HARI DEMI HARI

Bacaan Ekaristi : 1Ptr 1:10-16; Mzm 98:1,2-3ab,3c-4; Mrk 10:28-31


"Hari ini, 24 Mei 2016 adalah Pesta Maria Pertolongan Orang Kristen, yang dirayakan dengan devosi khusus di Tiongkok. Saya mempersembahkan Misa ini untuk seluruh rakyat Tiongkok, untuk negara besar mereka, agar Tuhan memberkati Tiongkok" : dengan kata-kata ini Paus Fransiskus memulai perayaan Ekaristi di Kapel Santa Marta, Vatikan. Dalam homilinya Bapa Suci memperluas tema "kekudusan sederhana", yang kepadanya semua orang Kristen dipanggil : suatu "cara" untuk hidup "setiap hari" dengan "keteguhan hati, harapan, kasih karunia dan pertobatan".

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 23 Mei 2016 : ORANG-ORANG KRISTEN MENGHAYATI KASIH ALLAH DENGAN SUKACITA DAN KETAKJUBAN

Bacaan Ekaristi : 1Ptr 1:3-9; Mzm 111:1-2,5-6,9,10c; Mrk 10:17-27

"Kartu identitas seorang Kristen adalah sukacita". "Ketakjuban" di hadapan "keagungan Allah", di hadapan "kasih"-Nya dan "keselamatan" yang telah Ia berikan kepada umat manusia, menuntun orang percaya untuk bersukacita bahwa tidak ada salib kehidupan yang dapat menodai, karena bahkan percobaan-pencobaan membuat kita yakin "bahwa Yesus berada bersama kita".