Liturgical Calendar

Featured Posts

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 6 Desember 2016 : KEGELAPAN BATIN TIDAK DAPAT DIISI DENGAN PENGHIBURAN DARI LUAR

Bacaan Ekaristi : Yes. 40:1-11; Mzm. 96:1-2,3,10ac,11-12,13; Mat. 18:12-14.

Barangsiapa yang tidak mengenal kelembutan Allah tidak mengenal ajaran kristiani. Inilah inti homili Paus Fransiskus dalam Misa harian Selasa pagi, 6 Desember 2016, di Casa Santa Marta, Vatikan. Sebuah homili yang berfokus terutama pada sosok Yudas, gambaran injili domba yang hilang.

Mengacu pada Bacaan Injil hari itu (Mat 18:12-14) yang menceritakan perumpamaan tentang domba yang hilang, Paus Fransiskus berbicara tentang bagaimana Tuhan tidak pernah berhenti mencari kita.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 5 Desember 2016 : YESUS MEMBAWA PERUBAHAN SEJATI DAN MEMPERBAHARUI HATI

Bacaan Ekaristi : Yes. 35:1-10; Mzm. 85:9ab-10,11-12,13-14; Luk. 5:17-26.

Marilah kita membiarkan diri kita diubah oleh Kristus; marilah kita membiarkan diri kita dapat diciptakan kembali, membebaskan kita dari dosa-dosa kita. Itulah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Senin pagi 5 Desember 2016 di Casa Santa Marta, Vatikan. Paus Fransiskus memusatkan homili pada tema pembaharuan yang dibawa Tuhan. Paus Fransiskus menempatkan kita untuk waspada terhadap lukisan atas dosa-dosa kita tanpa benar-benar merasa malu di dalam hati kita. Hanya dengan menyebut dosa-dosa dengan nama mereka, beliau mengatakan, kita akan dapat membiarkan Allah menjadikan kita wanita dan pria baru.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 1 Desember 2016 : KENDALA-KENDALA TERSEMBUNYI YANG MENGHALANGI RAHMAT PERTOBATAN

Bacaan Ekaristi : Yes. 26:1-6; Mzm. 118:1,8-9,19-21,25-27a; Mat. 7:21,24-27.

Dalam homilinya selama Misa harian Kamis pagi 1 Desember 2016 di Casa Santa Marta, Vatikan, Paus Fransiskus mendorong umat kristiani untuk meminta tolong kepada Tuhan setiap kali mereka merasakan bahwa mereka dapat menghalangi rahmat-Nya. Menemukan inspirasi dalam doa pembukaan Misa hari itu : "Semoga rahmat-Mu mengatasi kendala-kendala yang disebabkan oleh dosa-dosa kami", Paus Fransiskus mengatakan kita masing-masing memiliki kendala-kendala dalam hati kita yang menghalangi rahmat Allah.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 29 November 2016 : KERENDAHAN HATI KRISTIANI ADALAH KEUTAMAAN "SEPERTI ANAK KECIL"

Bacaan Ekaristi : Yes 11:1-10; Mzm 72:2-13,17; Luk 10:21-24.

Kerendahan hati Kristiani yang sesungguhnya adalah keutamaan seperti anak kecil dan tidak pernah merupakan kerendahan hati yang dibuat-buat. Paus Fransiskus mengatakan hal tersebut dalam homilinya selama Misa harian Selasa pagi 29 November 2016 di kapel Casa Santa Marta, Vatikan.

HOMILI PAUS FRANSISKUS 28 November 2016 : TIGA SIKAP DALAM PERJALANAN UNTUK BERJUMPA YESUS


Bacaan Ekaristi : Yes. 2:1-5; Mzm. 122:1-2,3-4a,(4b-5,6-7), 8-9; Mat. 8:5-11

Iman kristiani bukanlah sebuah teori atau sebuah ilmu filsafat - ia adalah perjumpaan dengan Yesus. Itulah pesan yang disampaikan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa pagi 28 November 2016 di Casa Santa Marta, Vatikan. Paus Fransiskus menekankan bahwa untuk sungguh berjumpa dengan Yesus kita harus melakukan perjalanan dengan tiga sikap : berjaga-jaga dalam doa, giat beramal, bermegah dalam pujian.