Liturgical Calendar

PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 13 November 2013 : ROH KEINGINTAHUAN MENJAUHKAN SESEORANG DARI ALLAH



Bacaan Ekaristi : Keb 7:22-8:1; Luk 17:20-25

Roh keingintahuan menimbulkan kebingungan dan menjauhkan seseorang dari Roh kebijaksanaan, yang membawa kedamaian, kata Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa Kamis pagi 14 November 2013 di Casa Santa Marta.

Paus memulai homilinya dengan mengomentari bacaan pertama dari Kitab Kebijaksanaan (7:22-8:1), yang menggambarkan "keadaan jiwa pria dan wanita rohaniah", keadaan jiwa orang-orang Kristiani sejati, yang hidup" dalam kebijaksanaan Roh Kudus. Dan kebijaksanaan ini membawa mereka maju dengan roh yang arif, kudus, tunggal, majemuk dan halus”.

"Inilah perjalanan dalam kehidupan dengan roh ini : Roh Allah, yang membantu kita untuk menilai, untuk membuat keputusan sesuai dengan hati Allah. Dan semangat ini memberikan kita kedamaian, selalu! Merupakan roh kedamaian, roh kasih, roh persaudaraan. Dan kekudusan adalah persis hal ini. Apa yang diminta Allah kepada Abraham - 'Berjalanlah di hadapan-Ku dan jadilah tak bercela' - adalah hal ini : kedamaian ini. Mengikuti gerakan Roh Allah dan gerakan kebijaksanaan ini. Dan pria dan wanita yang menjalani jalan ini, kita dapat mengatakan bahwa mereka adalah pria dan wanita yang bijaksana ... karena mereka mengikuti gerakan kesabaran Allah."

Dalam Injil (Luk 17:20-25), Paus menggarisbawahi, "kita menemukan diri kita di hadapan roh lain, bertentangan dengan kebijaksanaan Allah : roh keingintahuan".

"Dan ketika kita ingin menjadi tuan dari rencana Allah, rencana masa depan, rencana segala hal, untuk mengetahui segala sesuatu, untuk memiliki segalanya di tangan ... orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus, ‘Bilakah Kerajaan Allah akan datang?’ Ingin tahu! Mereka ingin tahu tanggalnya, harinya ... Roh keingintahuan menjauhkan kita dari Roh kebijaksanaan karena semua yang menarik bagi kita adalah rincian, berita, sedikit cerita hari itu. Oh, bagaimana hal ini akan terjadi? Merupakan bagaimana : merupakan roh kebagaimanaan! Dan roh keingintahuan bukanlah sebuah roh yang baik. Merupakan roh penyebaran, roh menjauhkan diri sendiri dari Allah, roh terlalu banyak berbicara. Dan Yesus juga memberitahu kita sesuatu yang menarik: roh keingintahuan ini, yang secara duniawi, membuat kita kebingungan".

Keingintahuan, Paus melanjutkan, mendorong kita untuk ingin merasakan bahwa Tuhan ada di sini atau lebih tepatnya di sana, atau membawa kita untuk mengatakan: "Tetapi saya mengenal seorang penglihat, yang menerima surat dari Bunda Maria, pesan dari Bunda Kita". Dan Paus berkomentar : "Tetapi, lihatlah, Bunda kita adalah Bunda semua orang! Dan ia mengasihi kita semua. Ia bukanlah kepala kantor pos, mengirim pesan setiap hari."

Tanggapan demikian terhadap situasi ini, beliau menegaskan, "menjauhkan kita dari Injil, dari Roh Kudus, dari kedamaian dan kebijaksanaan, dari kemuliaan Allah, dari keindahan Allah."

"Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Allah tidak datang dengan cara yang menarik perhatian : Kerajaan Allah datang dengan kebijaksanaan."

"'Kerajaan Allah ada di antara kalian’, kata Yesus, dan ini adalah tindakan Roh Kudus, yang memberikan kita kebijaksanaan dan kedamaian. Kerajaan Allah tidak datang dalam (keadaan) kebingungan, sama seperti Allah tidak berbicara kepada nabi Elia dalam angin, dalam badai (tetapi) Ia berbicara dalam angin sepoi-sepoi, angin sepoi-sepoi kebijaksanaan."

"Santa Teresa dari Kanak-kanak Yesus akan mengatakan bahwa ia harus selalu menghentikan dirinya di hadapan roh keingintahuan", beliau berkata. "Ketika ia berbicara dengan saudara perempuan lainnya dan saudara perempuan ini sedang bercerita tentang keluarga, tentang orang-orang, kadang-kadang pokok pembicaraan akan berubah, dan ia ingin tahu akhir cerita. Tetapi ia merasa bahwa ini bukanlah Roh Allah, karena merupakan roh penyebaran, roh keingintahuan.

"Kerajaan Allah ada di antara kita : jangan mencari hal-hal aneh, jangan mencari hal-hal baru dengan keingintahuan duniawi ini. Mari kita membiarkan Roh untuk memimpin kita maju dalam kebijaksanaan, yang seperti angin sepoi-sepoi", beliau berkata. "Ini adalah Roh Kerajaan Allah, tentangnya Yesus berbicara. Semoga."

2 comments:

  1. Salam Damai dalam nama Tuhan Yesus,

    Saya seorang Kristian Katolik dan suka membaca dan saya telah banyak membeli buku2 tentang kesaksian, tentang roh2 jahat dan pendek kata semuanya berkaitan dengan Tuhan Yesus. Jadi apakah, dengan membaca semua jenis buku2 sedemikian boleh di kategorikan dalam "Roh keingintahuan"? Mohon penjelasan. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  2. Salam damai juga dalam Yesus Kristus. Roh keingintahuan yang dimaksudkan Paus Fransiskus dalam homilinya adalah roh keingintahuan yang membuat orang menjauh dari Allah, atau dengan kata lain, orang tersebut malah semakin meng-ego-kan dirinya sendiri. Roh keingintahuan yang baik adalah menjadi kita semakin menyadari bahwa kita bergantung pada Dia.

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.