Liturgical Calendar

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 9 Mei 2017 : MARILAH KITA MENERIMA ROH KUDUS DENGAN KETAATAN

Bacaan Ekaristi : Kis 11:19-26; Mzm 87:1b-3.4-5.6-7; R:1a; Yoh 10:22-30.

"Marilah kita menerima Roh Kudus dengan ketaatan!" Inilah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya pada Misa harian Selasa pagi 9 Mei 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Dalam misa tersebut, ikut serta para biarawati yang bekerja di Casa Santa Marta. Mereka merayakan pesta pendiri mereka, Santa Luisa de Marillac.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 8 Mei 2017 : ALLAH SELALU MENGEJUTKAN KITA KARENA IA MENGASIHI DAN MENYERTAI KITA

Bacaan Ekaristi : Kis. 11:1-18; Mzm. 42:2-3;43:3,4; Yoh. 10:11-18

Waspadalah terhadap dosa menolak Roh Kudus dan selalu terbukalah terhadap kejutan-kejutan Allah. Inilah seruan Paus Fransiskus dalam homilinya pada Misa harian Senin pagi 8 Mei 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Beliau mengulas perikop dari Kisah Para Rasul yang menceritakan Santo Petrus berdebat dengan jemaat kristiani perdana mengenai keterbukaan terhadap orang-orang kafir yang bergabung dengan Gereja. Beliau menekankan bahwa Roh Kudus selalu menggerakkan Gereja dan jemaat kristiani.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 5 Mei 2017 : JANGANLAH MENJADI ORANG KRISTIANI YANG KAKU; IKUTILAH JALAN KELEMAHLEMBUTAN YESUS

Bacaan Ekaristi : Kis. 9:1-20; Mzm. 117:1,2; Yoh. 6:52-59.

Bahkan sekarang ada orang-orang dalam Gereja yang menggunakan kekakuan untuk menutupi dosa-dosa mereka sendiri. Itulah peringatan yang disampaikan oleh Paus Fransiskus dalam homilinya pada Misa harian Jumat pagi di Casa Santa Marta, Vatikan. Mengulas Bacaan Pertama liturgi hari itu (Kis 9:1-20), Paus Fransiskus berfokus pada sosok Santo Paulus yang, dari seorang penganiaya yang kaku, menjadi pewarta Injil yang lemah lembut dan sabar.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 4 Mei 2017 : BERANGKATLAH DAN DENGARKANLAH

Bacaan Ekaristi : Kis. 8:26-40; Mzm. 66:8-9,16-17,20; Yoh. 6:44-51.

Gereja seharusnya berdiri dan berada dalam perjalanan, mendengarkan kegelisahan umat, dan selalu dengan sukacita. Itulah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Kamis pagi di Casa Santa Marta, Vatikan.

Dalam delapan bab pertama Kisah Para Rasul, Paus Fransiskus mengatakan, "ada sebuah rangkuman keseluruhan sejarah Gereja" : pewartaan, baptisan, pertobatan, mukjizat, penganiayaan, sukacita, tetapi juga dosa buruk orang-orang yang menggabungkan diri mereka kepada Gereja demi tujuan mereka sendiri, "para penderma Gereja yang pada akhirnya menipu Gereja", seperti Ananias dan Safira. Bapa Suci memulai homilinya dengan permenungan ini, kemudian beralih membahas bacaan-bacaan liturgi hari itu. Beliau pertama-tama menekankan bahwa Tuhan sejak semula menyertai murid-murid-Nya, memastikan Sang Sabda dengan tanda-tanda ajaib. Ia tidak pernah meninggalkan mereka sendirian, bahkan pada saat-saat terburuk sekalipun.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 2 Mei 2017 : ALLAH MELEMBUTKAN ORANG YANG KERAS HATI

Bacaan Ekaristi : Kis 7:51-8:1a; Mzm 31:3cd-4,6ab,7b,8a,17,21ab; Yoh 6:30-35.

"Tuhan melembutkan orang-orang yang keras hati, orang-orang yang mengutuk semua orang yang berada di luar hukum Taurat". Inilah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya pada Misa harian Selasa pagi 2 Mei 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Beliau mengatakan bahwa orang-orang yang keras hati tidak memahami kelembutan Allah dan kemampuannya untuk mengenyahkan hati batu dan menggantinya dengan hati daging.